Moment to Remember

 

August 20th, 2015

Fight for the next graduation
See you at July or August.
hopefully everything finished before June

Countdown

countdown-17

Tujuh belas hari menuju Ramadhan. Dan tiga hari menuju tanggal empat. Entah sejak kapan tanggal empat Juni 2015 menjadi tanggal yang begitu penting dalam hidupku. Bisa jadi mungkin bahkan menjadi turning point. Entahlah. Akupun tak tahu. Atau setidaknya belum tahu karena memang waktu yang diminta Tuhan membukakan maksud dari lakon ini belum menunjukkan pesan tersembunyi di baliknya. Ya, hikmah kehidupan yang ada pada setiap penggal cerita kehidupan itu masih misteri.

Detik yang terus berjalan, kadang berlalu tanpa sempat menyapa. Membiarkan diriku yang terpekur pada kenyataan. Terdiam tak mengerti apa yang harus dilakukan. Bukan, bukan tidak mengerti sepertinya. Tapi memilih untuk tidak mau tahu. Dengan sejuta alasan pembenaran yang sejatinya semuanya akan tersingkirkan ketika melihat ujung akhir dari segala jerih payah ini, Karena memang yag perlu dilakukan hanya usaha. Benar, usaha semampu usaha yang bisa dilakukan. Kalaupun ada yang harus dikorbankan wajar saja. Sesuatu yang luar biasa memang tak pernah terlahir dari hal yang biasa kan? Untuk awalan terkecil dan paling sederhana sekalipun dari suatu keberhasilan tetap butuh perjuangan dalam perjalanan pencapaiannya.

Membicarakan waktu, membawa waktu dalam perencanaan kehidupan, sejatinya juga menyapa kematian. Bukankah ajal memang mengintai dengan setia. Menanti waktu yang ‘tepat’ untuk kemudian menyapa dan mengajak pergi. Disamping hitungan mundur menuju Ramadhan, menuju empat Juni yang sempat menjadi bayang-bayang mimpi buruk ada hitungan lain yang juga berjalan yang tak disadari. Ya, hitungan menuju pertemuan dengan ajal.

Jika dengn ajal yang hitungan mundurnya bahkan tidak diketahui bisa dengan bodohnya bersantai, mengapa perlu segala mual dan ketakutan berlebihan menghadapi sesuatu yang pasti berlalu. Empat Juni 2015 yang tinggal tiga hari lagi. Deadline pengumpulan draft skripsi. Baiklah, tiga hari ini kurasa akan menjadi hari yang berbeda. Karena akan dijalani dengan lebih produktif, semoga. Toh yang perlu kulakukan hanya berusaha kah? Dengan do’a tanpa putus pula tentunya. Penentu hasil akhir tidak mutlak dari hasil jerih payahku. Ada komponen do’a dan bisa jadi faktor ‘X’ yang hanya dapat dilakukan olehNya. Dan kurasa untuk dapat memperoleh semuanya Aku harus lebih memperbaiki diri. MerayuNya dengan segenap persembahan terbaik, do’a dan permohonan ampunan di penghujung hari atas kesalahan yang dengan bodohnya  terulang, lagi dan lagi.

Sampai jumpa pada hari pengumpulan draft, sampai jumpa pada awal Ramadhan, dan sampai jumpa pada hari yang entah kapan. Semoga ketika datang hari itu aku ada pada kondisi terbaik untuk sebuah pertemuan.

Percaya

2014-01-31-f83e8c8da77617464e0e49574bae13911

Keyakinan memang sejalan dengan keimanan. Selaksa kurva linear yang menggambarkan hubungan yang sejalan. Semakin tinggi tingkat keimanan maka semakin tinggi pula keyakinan yang dimiliki. Tapi nyatanya keimanan yang naik dan turun adalah keniscayaan. Dan ketika keimanan tidak berada pada titik yang baik maka wajarlah jika kemudian tidak mudah pula memiliki kepercayaan mutlak padaNya.

Yang perlu dilakukan hanya satu, lakukan yang terbaik. Hanya itu. Selebihnya serahkan penilaian pada yang berhak. Biarkan skenarioNya berjalan sebagaimana yang Dia kehendaki. Percayakan saja semua pada Yang Maha Berkehendak. Setelah usaha maksimal yang diiringi do’a paling tulus bukankah yang kita hanya butuh percaya?

Sebaik dan serapi apapun rencana yang kita susun, ketika dihadapkan pada skenario milikNya maka tak ada nilainya. Jadi apa lagi yang perlu diragukan? Bukankah ketika Allah bersamamu maka itu sudah lebih dari cukup?

Ya Allah, aku rela atas segala ketentuanMu atas diriku.
Kuserahkan segala urusanku padaMu.
Aku datang padaMu mengharap belas kasihan dan rahmat dariMu.
Karena Engkaulah sebaik-baik pembuat rencana.
Karena Engkaulah Yang Maha Berkuasa.

image source : http://www.huffingtonpost.com/tamara-star/what-do-you-believe_b_4699084.html

MARS KKN-PPM UGM

Kami mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada Mengemban tugas dalam tridarma Berbakti untuk negara Kami mahasiswa KKN Selalu siap mengabdi Pada masyarakat dan pembangunan desa Untuk nusa dan bangsa Jiwa pancasila adalah bentengku Sikap yang ideal menuntutku Rasa tanggung jawab adalah ciriku Selalu menuntun langkahku Kami mahasiswa KKN Selalu siap mengabdi pada masyarakat Untuk pembangunan desa Untuk nusa dan bangsa

Semoga bener liriknya -.-a kalo ada yang salah mohon dikoreksi

Welcome December :)

Menuliskan ulang rencana dan targetan

target desember

target desember

Target desember :

  • Muroja’ah
  • Tambah hafalan àAl Baqoroh selesai +juz 27
  • Proposal skripsi
  • Renstra
  • Purna amanah dengan baik

Cukup lah itu yang bakal di-evalusi akhir bulan nanti. Target agak gila sebenarnya tapi apa salahnya buat target tinggi? Hanya berbagi mimpi. Siapa tahu ada yang mendoakan dan diijabah 😉

Sisa mimpi dan target untuk bulan ini dituliskan di tempat lain. Yang manapun semoga tercapai semua. Dan 30 hari lagi evalusi seluruh mimpi pada tahun ini. Hmm,, sepertinya akan cukup banyak yang dituliskan kembali pada tahun depan karena belum terealisasi karena satu dan lain hal.