Pemuda Muslim Indonesia

 

Pemuda saat ini adalah pemimpin di masa depan. Seperti apa masa depan ditentukan dari sekarang. Olehku, olehmu, oleh kita para pemuda. Dan bukan sembarang pemuda yang dapat membawa negeri ini menjadi lebih baik. Ialah pemuda muslim yang mampu mewujudkannya. Yang lisannya basah oleh tasbih. Tangan dan kakinya sibuk berkarya. Karena baginya hidup adalah kemuliaan. Tiada kerugian baginya karena semuanya untuk Alloh. Seluruh bagian hidupnya adalah kebaikan. Ketika susah ia bersabar dan ketika lapang ia bersyukur. Keyakinan bahwa Alloh bersamanya tertanam kuat dalam dada. Ialah yang akan merubah negeri ini menjadi lebih baik. Karena pemua saat ini adalah pemimpin masa depan.


Advertisements

Aku dan Yang Aku Cintai

 Ya Allah,Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta padaMu,telah berjumpa dalam taat padaMu,telah bersatu dalam dakwah padaMu,telah berpadu dalam membela syari’atMu.Kukuhkanlah, ya Allah, ikatannya.Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya.Penuhilah hati-hati ini dengan nur cahayaMu yang tiada pernah pudar.Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepadaMu dankeindahan bertawakkal kepadaMu.Nyalakanlah hati kami dengan berma’rifat padaMu.Matikanlah kami dalam syahid di jalanMu.Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Ya Allah. Amin. 

Tulisan ini hanyalah tentang diriku. Tentang apa yang aku rasakan. Sesuatu yang penting dan berharga bagiku. Sesuatu yang aku cintai. Dan aku bahagia dengannya, berharap selalu ada dalam dekapannya. Mungkin apa yang aku tulis ini bukan hal yang penting untuk dibaca. Dan aku memang tidak berharap banyak tulisan ini mampu merubah siapapun yang membaca. Aku hanya ingin berbagi apa yang aku rasakan.
            Aku dipertemukan dengan saudara-saudaraku dalam satu ikatan yang sangat kuat. Ikatan ukhuwah. Dan yang menghubungkan itu adalah da’wah. Perjumpaanku yang pertama kali dengan mereka sudah menimbulkan getar tersendiri. Mungkin karena adanya frekuensi yang sama diantara kami. Dan dalam da’wah ini aku mendapati banyak sekali saudara yang dapat aku temukan. Saudara yang bergerak karena tujuan yang sama. Tunduk dan mengabdi padaNya. Meninggikan agamaNya.
            Aku dan mereka ada dalam perahu yang sama. Berada dalam jalan dakwah. Jalan yang tidak mudah tetapi indah. Jalan yang penuh onak duri dan debu yang selalu siap menghampiri. Tapi, itu semua terasa lebih ringan ketika aku tahu aku tidak sendirian. Banyak saudara-saudaraku yang memperjuangkan hal yang sama. Berjuang sama kerasnya bahkan berkorban lebih banyak dari yang aku lakukan. Jalan ini memang tidak mudah. Tapi memang itulah harga yang harus dibayar demi mendapat tiket untuk memasuki surgaNya.
            Jalan ini adalah jalanNya. Aku percaya ini adalah jalan terbaik. Jalan dakwah, jalan perjuangan. Dengan dakwah ini aku memahami hidup dengan lebih baik. Dalam jalan ini aku menjumpai berjuta pengalaman yang mendewasakan aku. Lewat dakwah ini aku mendapat saudara yang senantiasa ada disisiku untuk berjuang bersama. Ganjaran Alloh untuk hambanya yang berada dalam barisan dakwah ini tidak selalu mengikuti aturan dan perhitungan manusia. Ada banyak kemudahan dan pertolongan yang Dia berikan karena keberadaanku di jalan ini.
            Memiliki saudara yang senantiasa menjaga dan mengingatkan ketika aku melakukan kesalahan adalah anugrah. Aku yang sekarang tidak akan menjadi seperti ini tanpa pengaruh dari mereka. Merekalah yang menjagaku tetap berada di jalan ini. Menjagaku tetap berada dalam koridor yang dulu telah ditanamkan padaku sejak kecil oleh kedua orang tuaku. Lingkungan dan orang yang berada disekeliling pasti memberikan pengaruh terhadap hidup dan perilaku seseorang. Dan aku bersyukur berada diaantara mereka.
            Aku cinta jalan ini. Jalan perjuangan, jalan dakwah. Jalan para nabi, jalan para sahabat. Pun meski jalan ini berat, aku akan tetap mencintainya. Balasan Alloh untuk para pejuang di jalan ini lebih dari cukup untuk menebus semua perjuangan itu. Aku berharap aku ada dalam barisan yang mendapat anugrah peroleh balasan terbaik, surgaNya.
            Aku cinta saudara-saudaraku dalam barisan ini. Saudara yang bahkan ikatannya dapat lebih kuat dari ikatan pertalian darah sekalipun. Sungguh, hanya karena Allohlah aku dipertemukan dengan mereka. Dan ikatan ukhuwah itu adalah ikatan yang sangat kuat. Ikatan karenaNya. Ukhibbukum fillah J


 Jazakallohu khoirul jaza’ untuk sahabat-sahabatku atas kehadiran kalian dalam hidupku.