Pulang

Hari ini aku merasa kembali ke rumah. Setalah sekian lama melanglang buana, berkelana, berpetualang. Meninggalkan kebiasaan yang sempat terpelihara di awal perkuliahan. Terjun lansung ke masyarakat. Membaur, berperan serta dan benar-benar mengurusi segala macam urusan di kampung. Amimbarroh, TPA, Wiyoro Kidul. Dan aku dibuat takjub dengan kerja sama dan gotong royong masyarakat. Bukan karena belum pernah melihat sebelumnya tapi karena baru kali ini benar-benar memperhatikan.

Setelah subuh tepat, pengumuman dari pengeras suara masjid sudah terdengar yang menginfokan kepada seluruh panitia dan muda-mudi yang bertugas untuk segera menuju masjid. Mempersiapkan tempat dan semua bahan yang dibutuhkan untuk jalannya acara jalan sehat dalam rangka menyambut datangnya Ramadhan. Dimulai dengan mempersiapkan snack lebih dari 500 bungkus, menata meja untuk menyusun door prize, juga menata gelas dan air meneral untuk minum peserta acara.

Waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan bungkusan snack tidak lebih dari 1.5 jam. Bahkan untuk menata meja tidak kurang dari 30 menit semua sudah tertata rapi. Rasanya seolah baru menoleh sekejap dan semua sudah tertata ketika menoleh untuk kedua kalinya. Peserta tidak ketinggalan juga bersemangat untuk datang. Tiga puluh menit dari pembukaan masyarakat sudah mulai berdatangan memenuhi jalanan sekitar masjid. Partisipasi dan antusias masyarakat dalam mengikuti acara ini rasanya benar-benar membuat hati bungah dan bahagia.

Baru kali ini dalam dua puluh dua tahun kehidupanku aku berberan aktif dan berpartisipasi sampai akhir acara termasuk membereskan lokasi menjadi sedia kala. Rasanya menyenangkan membaur dan bekerja sama dengan teman-teman yang tinggal di kampung yang sama. Aku bahkan ikut dalam prosesi pembagian door prize. Mengambil kupon undian, merobek kupon yang sudah terbaca dan memberikan hadiah pada pemenang. Melihat senyum dan kebahagian di wajah orang-orang rasanya tidak ternilai harganya.

Aku bersyukur Allah masih memberiku kesempatan untuk merasakan kenikmatan ini. Semoga ini hanyalah awalan untuk rangkaian yang semakin banyak di belakang hari ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s